Minggu, 29 Maret 2020 |
Pertanyaan dan Jawaban



AK pengembangan profesi untuk kenaikan jabatan/pangkat


Desliyani Tri Wandita (Badan Pusat Statistik)
Jumat, 19 Juli 2019

Dalam PERMENPAN dan RB Nomor 19 Tahun 2013 Pasal 13 ayat (1) sampai dengan ayat (7) Statistisi Ahli yang akan naik pangkat atau jabatan setingkat lebih tinggi harus memenuhi Angka Kredit (AK) pada unsur pengembangan profesi Statistisi Pertama golongan III/b yang akan naik ke Statistisi Muda golongan III/c sebanyak 2 AK. Salah satu sub unsur dalam pengembangan profesi yaitu pembuatan KTI. Apabila pejabat fungsional telah membuat KTI yang disampaikan dalam pertemuan ilmiah dan memperoleh nilai 2,5, apakah hal itu sudah memenuhi syarat yang diatas. Apakah KTI yang dimaksud untuk kenaikan jabatan/pangkat wajib dipresentasikan oleh tim penguji? padahal pejabat tersebut sudah mendapat AK pengembangan profesi dari KTI yang disampaikan dalam pertemuan ilmiah

Komentar

No. Penjawab Komentar
1 Meiti Ramadani
(Admin Pusat Sijafung)
Badan Pusat Statistik
Senin, 22 Juli 2019
Berikut penjelasannya: 1. Angka kredit yang disyaratkan dari unsur pengembangan profesi harus diperoleh pada saat Statistisi berada di golongan awal nya. Misal Stat Pertama gol III/b yang akan naik ke III/c harus memperoleh AK dari PP sebesar 2. 2. Pembuatan KTI bidang statistik yang disampaikan dalam pertemuan ilmiah memperoleh nilai AK sebesar 2,5. Artinya sudah memenuhi syarat AK dari pengembangan profesi. 3. KTI dalam bentuk buku/makalah yang tidak dipublikasikan wajib dipresentasikan dan dinyatakan layak oleh tim penguji.
2 Desliyani Tri Wandita
(Statistisi Muda)

Rabu, 28 Agustus 2019
terima kasih atas jawabannya

Kirim Komentar

isian dengan tanda * wajib diisi

Nama *
E-mail *
Asal Instansi*
Komentar*