Minggu, 29 Maret 2020 |
Pertanyaan dan Jawaban



AK alih jabatan statistisi terampil ke statistisi ahli


Vinsensius Ghari Ngebu (BPS kabupaten Ngada)
Rabu, 10 Oktober 2018

Kurang lebih 2 tahun yang lalu saya mengajukan DUPAK sekaligus pengalihan jabatan dari statistisi terampil ke statistisi ahli.Nota PAK sebelumnya adalah 223,.. saya ajukan ke statistisi ahli dengan semua persyaratannya. Pertanyaannya apakah saya tidak bisa mendapatkan AK 75 dari nilai pendidikan terbaru S1 plus diklatnya? Kalau tidak bisa, alasan apa dan dasar hukumnya di mana, soalnya setelah saya baca Kepmenpan no 19 tahun 2013 atau Perka BPS no 59 tahun 2014 belum ketemu malahan AK yang saya peroleh justeru turun menjadi 210,...Mohon penjelasannya dan terima kasih..

Komentar

No. Penjawab Komentar
1 Artha Satwika
(Admin Pusat Sijafung)
Badan Pusat Statistik
Rabu, 10 Oktober 2018
Peraturan untuk Alih Jabatan dari Tingkat Terampil ke Tingkat Ahli dapat dilihat di PERMENPAN Nomor 19 Tahun 2013 Pasal 29. Dalam Pasal 29 disebutkan bahwa: 1. Statistisi Terampil yang memperoleh ijasah S1 dapat diangkat dalam jabatan Statistisi Ahli dengan ketentuan: a. Terdapat formasi untuk jenjang Ahli b. Telah mengikuti dan lulus Diklat Statistisi Tingkat Ahli bagi yang berijazah S1 non Statistik c. Memenuhi jumlah angka kredit kumulatif yang ditentukan. 2. Statistisi Terampil yang akan diangkat menjadi Statistisi Ahli akan diberikan nilai (65% dari angka kredit diklat, tugas pokok, dan pengembangan profesi), ditambah dengan angka kredit ijazah, dan tidak memperhitungkan angka kredit penunjang (nilai unsur penunjang dibuat menjadi 0) Dengan ketentuan tersebut, maka angka kredit untuk Statistisi yang alih Jabatan dimungkinkan akan lebih kecil dari pada angka kredit pada saat menjabat di Statistisi Tingkat Terampil.
2 Ibnu
BPS Sergai
Rabu, 17 Oktober 2018
Tapi bisa juga menambah lebih besar AK nya Bu setelah pindah ke Ahli, karena rata2 AK dari unsur penunjang itu sedikit. Dan AK dari pendidikan bertambah 75 poin
3 Vinsensius Ghari Ngebu
(Statistisi Muda)

Rabu, 24 Oktober 2018
Saya mengusulkan Dupak pada tanggal 11 Januari 2018, Dupak diterima Sekretariat BPS Provinsi pada tanggal 09 Februari 2018, kemudian baru dikirim ke Tim Penilai pada tanggal 19 Februari 2018 dan sampai sekarang PAK usulan saya tersebut belum jg keluar, ....mohon penjelasan? Yang kedua mohon penjelasan juga bu admin ttg komentarnya mas Ibnu BPS Sergai,selanjutnya 65% itu dari nilai 75(diklat plus ijasahnya atau 65% dari PAK lama 223,.. jg mohon penjelasan dan terima kasih..

Kirim Komentar

isian dengan tanda * wajib diisi

Nama *
E-mail *
Asal Instansi*
Komentar*